Analisis Efektifitas Dan Keamanan Ecommerce Di Indonesia Dalam Menghadapi MEA


Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai diberlakukan mulai 31 Desember 2015 dimana produk Indonesia perlu bersaing dengan negara ASEAN lainnya, salah satunya yaitu dengan E-commerce. Ecommerce berkembang pesat di Asia, Eropa, dan Amerika. Namun dalam benua Asia, transaksi ecommerce di China masih jauh lebih populer daripada negara-negara ASEAN. Di Indonesia, pengguna layanan e-commerce baru sekitar 12% dari total pengguna internet di Indonesia. Dalam kenyataan sistem e-commerce di Indonesia masih memiliki beberapa masalah yang sering terjadi dan belum terselesaikan dengan baik seperti transaksi pembayaran yang masih semi otomatis, pengiriman barang yang sering terlambat, penipuan yang dilakukan oleh pelaku e-commerce atau para cybercrime yang mengetahui celah untuk meraup keuntungan. Dari hasil studi literatur, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan efektifitas dan keamanan E-Commerce di Indonesia. Dari sisi regulasi, di Indonesia memakai UU no 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan UUPK. Dukungan dari pemerintah kepada para pemain lokal melalui E-Commerce dibutuhkan untuk dapat bersaing dengan negara-negara ASEAN. Dari sisi pelayanan, E-commerce di Indonesia harus memiliki layanan yang berorientasi pada pelanggan, dan mengintegrasikan metode pembayaran e-payment. Dan dalam hal logistik membutuhkan kerjasama antara retailer dan perusahaan logistik yang berguna untuk mengatasi hambatan logistik ini.
 

Artikel Sejenis



0 comments:

Post a Comment

Pembaca Setia

Apakah artikel dalam blog ini bermanfaat bagi anda?

Berlangganan

cek email anda untuk link verifikasi berlangganan setelah menekan tombol submit
 
If you're on a slow connection, try Mobile Version
Copyright 2014 WHIZ group. Layout Design By Anshul Dudeja. All Right Reserved.